Trustycopywriter's Blog

Bijak Mengelola Gaji | 04/07/2011

Gajian, tentu saat yang paling Anda tunggu, bukan? Saat menerima gaji biasanya Anda langsung memanfaatkan untuk membeli barang-barang atau memenuhi keinginan yang sebelumnya tertunda. Setelah itu, Anda baru mengatur untuk keperluan makan, transport, membayar tagihan dan sisanya ditabung. Anda mungkin termasuk kalangan yang di pertengahan bulan sudah mulai kembang-kempis karena kantong Anda semakin menipis. Atau termasuk golongan orang yang di akhir bulan atau “tanggal tua”  terpaksa berhutang – menggunakan kartu kredit atau berhutang dengan cara klasik kepada tetangga atau saudara. Hal seperti ini selalu berulang Anda alami. Seakan-akan gaji yang Anda terima setiap bulan menguap begitu saja, atau hanya numpang lewat di rekening bank Anda.

Memang, seiring waktu kebutuhan setiap individu pasti akan mengalami peningkatan. Bagi mereka yang masih lajang maupun sudah berkeluarga tentunya merasakan hal ini. Beberapa di antaranya bahkan merasa harus naik gaji setiap tahun, bila perlu setiap 6 bulan untuk menutupi kebutuhan yang semakin bertambah. Hal ini tidak hanya dialami oleh mereka yang memiliki gaji memadai, tetapi juga dialami oleh mereka yang bergaji besar.

Padahal, jika dikelola dengan bijak, berapapun besarnya gaji yang Anda terima bisa mencukupi kebutuhan selama sebulan dan sebagian lagi ditabung. Untuk itu,  perlu pengaturan yang tepat di saat Anda menerima gaji. Berikut saran seorang pakar keuangan. (1) Sisihkan terlebih dahulu sebesar 10 % dari gaji Anda untuk menabung. Tabungan ini sangat penting untuk masa depan Anda, terutama jika Anda dihadapkan pada suatu kebutuhan yang sangat mendesak. (2) Setelah itu, bayar semua tagihan Anda. (3) Kemudian aturlah dari uang yang masih tersisa untuk belanja bulanan kebutuhan rumah tangga dan belanja dapur, membayar uang sekolah dan kursus anak (jika sudah berkeluarga), uang makan dan transport Anda. (4) Untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga dan belanja dapur, catatlah semua yang Anda butuhkan. Belilah sayur mayur dan lauk pauk untuk keperluan memasak selama 3 hari. Sayur mayur, ikan, daging dan ayam tidak baik terlalu lama disimpan di lemari es. (5) Baru setelah semua kebutuhan utama terpenuhi dan ternyata masih tersisa uang dari gaji tersebut, Anda bisa mempergunakannya untuk membeli barang yang diinginkan. Kalau pun jumlah uang Anda belum menjangkau harga barang yang diinginkan, Anda bisa menyimpannya untuk digabungkan dengan uang sisa di bulan berikutnya.

Anda pun bisa menyiasati uang makan dan transportasi Anda ke tempat kerja yang jumlahnya juga mengambil porsi besar dari gaji agar Anda bisa menyisihkan lagi uang untuk disimpan. Caranya, Anda bisa membawa bekal makan siang sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan uang makan. Cukup sekali atau dua kali makan siang di luar dalam seminggu dan sisanya membawa bekal. Untuk biaya naik kendaraan umum saat ini jumlahnya hampir sama dengan uang bensin jika Anda membawa motor. Memang, naik kendaraan pribadi lebih terjamin pasti bisa lebih awal atau tepat waktu tiba di kantor, karena dapat memilih alternatif jalan. Tapi, Anda tidak bisa berhemat jika menggunakan mobil pribadi. Anda harus berhitung lagi berapa biaya parkir yang harus dikeluarkan selama berada di kantor, ditambah pula dengan uang tol.

Selain strategi tersebut, hal lain yang perlu diperhatikan adalah Anda sebaiknya mengesampingkan sikap gengsi atau melihat daya beli orang lain tanpa mengukur kemampuan sendiri. Misalnya, Anda melihat tetangga membeli sebuah mobil baru. Karena merasa gengsi terhadap tetangga Anda tersebut, lalu Anda memaksakan diri mengambil cicilan mobil keluaran tahun terkini. Padahal, kondisi keuangan Anda atau gaji Anda tidak cukup memadai untuk membayar cicilannya. Akhirnya berdampak besar terhadap pengaturan  alokasi gaji Anda untuk kebutuhan penting lainnya.

Jadi, daripada pusing memikirkan jumlah pengeluaran Anda setiap bulan yang tidak sebanding dengan jumlah gaji yang Anda terima, mari berbesar hati menerima keadaan Anda. Bijaklah dalam mengatur alokasi gaji agar Anda bisa menjalani hari-hari dengan lebih santai.

 


Posted in Keuangan

Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: