Trustycopywriter's Blog

Pusat Perbelanjaan Tumbuh Subur di Kota Penyangga Jakarta | 11/14/2010

Pertumbuhan pusat perbelanjaan di kawasan Bumi Serpong Damai, Alam Sutera hingga kota Tangerang, terbilang pesat.

Pembangunan di ibukota yang sudah mencapai titik jenuh menjadi salah satu alasan bagi banyak pengembang mulai melirik kota-kota penyangga Jakarta sebagai tujuan utama pengembangan proyek properti mereka. Pembangunan di kota-kota penyangga pun dilakukan semaksimal mungkin agar dapat menyangga Jakarta dengan baik.

Hal ini terlihat pada pembangunan hunian serta berbagai pilihan fasilitas belanja, hiburan dan gaya hidup modern di wilayah Tangerang. Dampaknya, orang-orang Jakarta tentu tertarik untuk membeli hunian di Tangerang. Saat ini terdapat pasokan hunian baru sebanyak 25.000-30.000 unit rumah  di  wilayah Tangerang.

Tabel 1. Perumahan – Perumahan Skala Besar di wilayah Tangerang

No. Nama Perumahan Lokasi Tahun Luas Est. Area Est. Sisa
dipasarkan Area Terjual Area
(Ha) (Ha) (Ha)
1 BSD City Serpong 1989 6.000 1.800 4.200
2 Summarecon Serpong Serpong 1993 750 400 350
2 Paramount Serpong Serpong 1993 750 360 390
3 Alam Sutera Serpong 1994 1.000 450 550
4 Bintaro Jaya Pondok Aren 1980 2.321 1.100 1.221
5 Regensi Melati Mas Serpong 1997 400 350 50
6 Kota Modern Cikokol 1989 770 400 370
7 Lippo Karawaci Karawaci 1992 2.360 600 1.760
8 Citra Raya Cikupa 1994 2.760 800 1.960
9 The Grand Kedaton Cikupa 2007 600 100 500
10 Puri Jaya kota Pasar Kemis 1996 1.765 150 1.615
Total     19.476 6.510 12.966

Sumber: Torushon Simanungkalit, Analis Properti Arsito Bangun Selaras

Bila area terjual sudah mencapai 6.510 ha di sepuluh perumahan ini, paling tidak sudah terbangun rumah sebanyak  260.000 unit rumah. Asumsi yang terbentuk, bila satu rumah di huni 4 orang, maka jumlah populasi pada sepuluh perumahan ini sudah mencapai 800 ribu – 900. ribu jiwa.

Di kawasan mandiri BSD, seiring dengan penawaran cluster-cluster hunian baru, pengembang BSD juga melengkapi sarana belanja, hiburan dan rekreasi bagi para penghuninya.  Di BSD telah hadir Plaza BSD, ITC BSD yang dilengkapi Carefour dan BSD Junction untuk memenuhi kebutuhan berbelanja para penghuni kawasan BSD. Untuk rekreasi, BSD memiliki arena waterboom bernama Ocean Park yang selalu ramai pengunjung. Bahkan untuk melengkapi fasilitas hiburan dan gaya hidup modern bagi para penghuninya, setahun lalu pengembang BSD menghadirkan Teraskota. Teraskota yang memiliki arsitektur berbentuk kotak, dilengkapi deretan resto dan kafe ternama yang sengaja dihadirkan untuk mengakomodasi kebutuhan gaya hidup modern kaum urban. Selain itu, di Teraskota seluruh anggota keluarga dapat bergembira ria di arena bermain ternama-Fun World. Untuk mereka yang ingin tetap bugar, lalu ingin melakukan berbagai aktifitas lain di satu lokasi, seperti makan, ke toko buku atau nonton film, Teraskota dapat menjadi pilihan tepat. Setelah Teraskota, pengembang BSD juga membuka gerai Giant hipermarket  ke-37 bertepatan dengan hari kemerdekaan RI tahun ini. Giant hipermarket seluas 7.900 m2 ini letaknya persis berseberangan dengan Teraskota. Pengembang BSD kini juga tengah membangun BSD Square sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan pelayanan dalam hal menyediakan pilihan fasilitas belanja, hiburan dan gaya hidup modern. Kelengkapan fasilitas hidup tersebut tentu akan mendukung kenaikan nilai hunian secara signifikan di kawasan ini.

Selain di BSD, pengembang Alam Sutera di kawasan Serpong juga terlihat terus bergiat melengkapi fasilitas hidup bagi para penghuninya. Setelah sukses meluncurkan Flavor & Bliss yang diisi oleh deretan resto & kafe ternama  dan kerap dipadati pengunjung di akhir pekan, pengembang kini tengah mengebut pembangunan Living World yang akan buka akhir tahun ini. Living World yang berkonsep mal menghadirkan tiga anchor tenant, yaitu  Informa Furnishing (30.000 m²), ACE Home Center (15.000 m²), serta Toys Kingdom (3.500 m²). Para anchor tenant ini akan didukung kehadiran Cinema XXI, Fitness Center, Karaoke, Beauty Center, Cafe, restoran, dan Art Gallery Center seluas 2.500 m².

Pembangunan Living World Alam Sutera bisa dikatakan kejar-kejaran dengan pembangunan Tangcity Mall di kota Tangerang. Tangcity Mall yang memiliki luas bangunan 150.000 m2, kini sedang bergiat menyelesaikan pembangunan struktur yang telah mencapai 90%. Rencananya pengembang akan melakukan topping off pada Desember tahun ini. Pengembang Tangcity Mall juga mentargetkan buka pada pertengahan tahun 2011. Tangcity Mall nantinya akan menjadi tujuan utama belanja dan memperoleh hiburan serta kebutuhan gaya hidup kaum urban di Tangerang dan daerah sekitarnya. Alasannya, Tangerang merupakan pintu gerbang menuju Jakarta, mengingat bandara Soekarno-Hatta  terletak di wilayah Tangerang. Selain itu, Tangcity Mall merupakan bagian dari konsep mixed use Tangerang City yang dilengkapi dengan menara perkantoran, hotel bintang empat dan bintang dua, hunian jangkung serta shophouses berkualitas premium. Konsep ini dinilai pengembang Tangerang City paling tepat untuk mendukung Tangerang yang akan menjadi kota metropolitan di wilayah Banten

Total area komersial di Tangerang diperkirakan sudah mencapai 1.090 ha dengan jumlah ruko sebanyak sebanyak 8.600 unit dan 20 pusat belanja modern.

Tabel 2. Pasokan Pusat Perbelanjaan Modern di  wilayah Tangerang

No. Nama Pusat Perbelanjaan Operation Year Netv Leaseble Area (m2) Tingkat Pengisisan Tingkat Pengisisan
1 BSD Plaza 1993 11.300 95% Lease
2 Lippo Karawaci Supermall 1995 63.900 98% Lease
3 Diamond Mall 1996 23.000 100% Lease
4 Plaza Serpong 1996 15.000 100% lease
5 Metropolis Town Square 2003 45.499 80% Strata
6 Serpong Plaza 2003 35.000 80% strata
7 Plaza Sinar Merdeka Mas 2005 15.000 65% lease
8 Mal D’Best 2005 15.000 85% lease
9 Merdeka Square 2005 50.000 80% Mix
10 ITC BSD 2006 58.800 92% Strata
11 WTC Matahari 2006 26.000 90% Lease
12 Serpong Town Square 2007 65.000 65% Strata
13 BSD Junction 2007 51.000 60% Lease
14 Mal Gading Serpong 2007 33.750 80% lease
15 City Mal Tangerang 2009 18.120 60% lease
16 E-Center (Supermal Karawaci Extension) 2009 10.500 85% Lease
17 Living World Alam Sutera 2010 49.000 Na Lease
18 Tangerang City 2011 105.000 Na mix
  Total   690.869    

 

Pertumbuhan pusat perbelanjaan di kawasan Serpong hingga ke kota Tangerang tersebut jika dirasiokan dalam angka akan terlihat seperti pada diagram berikut ini:

 

Sumber: Torushon Simanungkalit, Analis Properti Arsito Bangun Selaras

 

Distribusi pusat perbelanjaan di kota Tangerang mencapai 33,14%. Sedangkan di kawasan Serpong yang mencakup BSD, Alam Sutera dan Gading Serpong memperlihatkan angka distribusi pusat perbelanjaan mencapai 53 %. Sementara di Karawaci, angka distribusi pusat perbelanjaan hanya sebesar 13,86 %. Sedangkan dari sisi pasokan pusat perbelanjaan di kota Tangerang dan kawasan mandiri yang ada di sekitarnya, seperti: BSD, Alam Sutera, Karawaci dan Gading Serpong memperlihatkan pasokan kumulatif hingga tri semester akhir tahun 2010 mencapai 518.749 m2 dengan tingkat penyerapan mencapai 85,9%.

 

Tabel 3. Pasokan Kumulatif dan Tingkat Penyerapan Pusat Perbelanjaan

Di  Kota Tangerang dan Sekitarnya Tahun 2005-2009 dan Prediksi 2010-2012

 

Sumber: Torushon Simanungkalit, Analis Properti Arsito Bangun Selaras

 

Sementara pada tahun 2011 diprediksikan pasokan kumulatif akan mencapai 567.749 m2 dengan luas 481.111 m2. Namun, tingkat penyerapannya pada tahun 2011 nanti akan mengalami penurunan menjadi 85%. Bahkan pada tahun 2012 diprediksi penyerapannya hanya sebesar 83% dengan pasokan kumulatif sebesar 672.749 m2.

Memang, tumbuhnya sejumlah pusat belanja dan fasilitas hiburan serta gaya hidup di wilayah Tangerang dapat menjadi solusi terhadap berbagai masalah sosial. Salah satunya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Ini juga berarti kesejahteraan masyarakat di wilayah Tangerang akan semakin meningkat. Lapangan kerja pun semakin bertambah sehingga jumlah pengangguran dapat menurun dan mengurangi angka tindak kriminalitas. Segala aktifitas belanja dan hiburan pun tidak lagi terpusat di ibukota. Masyarakat di Tangerang memiliki alternatif pilihan tempat belanja dan hiburan serta tempat memenuhi kebutuhan gaya hidupnya tanpa harus ke Jakarta.


 


Posted in Real Estate

Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: